Pada sesi perdagangan hari ini nilai
tukar euro terhadap dollar AS terpantau masih melanjutkan peningkatannya
(12/09). Euro bergerak menguat terhadap dollar yang saat ini memang
sedang berada dalam momentum melemahnya. Para pelaku pasar membuang
dollar di tengah spekulasi bahwa The Fed akan mengumumkan rencana
pengurangan stimulus pada pengumuman tanggal 17 September mendatang.
Permintaan
dollar AS sebagai mata uang safe haven tampak mengalami penurunan
setelah Amerika Serikat menunda pengambilan suara di tingkat kongres
mengenai rencana Obama untuk melakukan aksi militer terhadap Suriah.
Kondisi ini membuat nilai tukar dollar AS mengalami penurunan terhadap
rival-rivalnya, termasuk euro.
Nilai
tukar euro pada perdagangan hari ini berada pada posisi 1.3311 dollar
AS. Euro mengalami pergerakan yang flat dibandingkan dengan posisi
penutupan perdagangannya dini hari tadi yang berada pada 1.3311 dollar
AS. Pada sesi perdagangan hari ini euro sebenarnya sudah sempat
mengalami peningkatan hingga mencapai posisi 1.3325 dollar yang
merupakan level tertinggi sejak tanggal 29 Agustus 2013 yang lalu.
Analis
Research dari memperkirakan bahwa pergerakan mata uang euro terhadap
dollar pada perdagangan hari ini akan mengalami peningkatan pada sesi
perdagangan di Asia hari ini. Untuk hari ini mata uang dari 17 negara di
kawasan euro tersebut diperkirakan akan bergerak pada kisaran 1.3280 –
1.3350 dollar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar