Kamis, 12 September 2013

Euro Berpotensi Lanjutkan Kenaikan

Pada sesi perdagangan hari ini nilai tukar euro terhadap dollar AS terpantau masih melanjutkan peningkatannya (12/09). Euro bergerak menguat terhadap dollar yang saat ini memang sedang berada dalam momentum melemahnya. Para pelaku pasar membuang dollar di tengah spekulasi bahwa The Fed akan mengumumkan rencana pengurangan stimulus pada pengumuman tanggal 17 September mendatang.

Permintaan dollar AS sebagai mata uang safe haven tampak mengalami penurunan setelah Amerika Serikat menunda pengambilan suara di tingkat kongres mengenai rencana Obama untuk melakukan aksi militer terhadap Suriah. Kondisi ini membuat nilai tukar dollar AS mengalami penurunan terhadap rival-rivalnya, termasuk euro.

Nilai tukar euro pada perdagangan hari ini berada pada posisi 1.3311 dollar AS. Euro mengalami pergerakan yang flat dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangannya dini hari tadi yang berada pada 1.3311 dollar AS. Pada sesi perdagangan hari ini euro sebenarnya sudah sempat mengalami peningkatan hingga mencapai posisi 1.3325 dollar yang merupakan level tertinggi sejak tanggal 29 Agustus 2013 yang lalu.

Analis Research dari memperkirakan bahwa pergerakan mata uang euro terhadap dollar pada perdagangan hari ini akan mengalami peningkatan pada sesi perdagangan di Asia hari ini. Untuk hari ini mata uang dari 17 negara di kawasan euro tersebut diperkirakan akan bergerak pada kisaran 1.3280 – 1.3350 dollar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar