Rabu, 23 Oktober 2013

Investasi atau Menabung

Investasi – Anda tentu masih ingat kalimat ini “Menabung pangkal kaya” bukan? Memang semenjak kecil kita sudah diajari cara berhemat dan menabung akibat doktrin dari kalimat tersebut. Tetapi, apakah benar jika menabung saja bisa membuat Anda menjadi kaya? Jawabannya adalah ya, namun tidak 100%. Kebiasaan menabung ini memang merupakan hal yang baik, sayangnya menabung saja tidak cukup untuk mencapai tujuan finansial Anda.

Karena itulah muncul anggapan manakah yang lebih baik diantara menabung dan investasi. Perlu diketahui, salah satu faktor yang menyebabkan nominal uang tabunan semakin merosot nilainya adalah laju inflasi. Memang tidak banyak yang mengerti mengenai laju inflasi saat ini. Karena itulah sudah saatnya bagi masyarakat Indonesia untuk mengubah mindsetnya menjadi mindset seorang investor.

Senin, 21 Oktober 2013

Even Penting Minggu ini, 21-25 Oktober

Setelah dua minggu terpaku dengan kisruh politik di Washington, pasar keuangan dunia kini bisa mengalihkan perhatian kembali ke kinerja ekonomi sebagai acuan pergerakan. 

WS 2Tutupnya aktivitas pemerintah AS selama 1-16 Oktober menghentikan kegiatan pelaporan data ekonomi. Kini, pemerintah sudah berjalan kembali dan minggu ini beberapa data penting bakal diumumkan, salah satu yang menjadi fokus adalah data ketenagakerjaan untuk September. Pasar kini menunggu data payroll yang akan diumumkan besok malam, dengan proyeksi di 180.000, setelah tumbuh 169.000 di Agustus. Sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 7,3%.


Tapi menurut analis, pasar kemungkinan tetap tidak banyak bergerak karena data yang datang akan diabaikan karena belum mencerminkan dampak shutdown. Angka payroll September, kecuali bagus sekali (mendekati atau sampai 200 ribu), kecil kemungkinan mengubah pandangan bahwa the Fed belum bisa mengurangi stimulus moneternya tahun ini.

Dampak shutdown terhadap ekonomi AS memaksa the Fed untuk tetap menjalankan program pembelian obligasi di $85 miliar per bulan. Menurut survei Bloomberg, para ekonom kini memperkirakan taper tertunda sampai Maret tahun depan.

Selain payroll AS, gambaran aktivitas manufaktur China bulan ini diperkirakan juga akan menjadi sorotan pasar Asia minggu ini, beserta data inflasi Jepang. Indeks PMI manufaktur China versi HSBC untuk Oktober akan diumumkan pada Kamis. Para analis mengatakan data itu akan dicermati oleh pasar untuk mencari petunjuk bagaimana kondisi ekonomi terbesar kedua dunia itu di kuartal keempat.

Rabu, 09 Oktober 2013

Investasi Saham, Bagaimana Memulainya?

Jakarta - Saham menjadi salah satu bentuk investasi yang dilirik oleh para investor pemula namun masih banyak juga yang tidak tahu bagaimana cara memulai investasi saham dan ragu-ragu berinvestasi karena menganggap jenis investasi ini spekulatif.

Fath Aliansyah Budiman, Equity Capital Market Retail PT. Mandiri Sekuritas turut berbagi tips bagi investor yang ingin memulai investasi di pasar saham bersama perencana keuangan independen Ligwina Hananto dan Kepala Unit Kajian dan Analisa Ekonomi Bursa Efek Indonesia, Haidir Musa di seminar Financial Clinic Smart Investment yang diadakan oleh DetikFinance bersama Wolipop, didukung oleh Mandiri Sekuritas dan BEI, di Pacific Place, Selasa (8/10) lalu.

“Ketika membeli sesuatu, ketahui dulu apa yang dibeli. Membeli saham bukan sekedar membeli berapa lembar surat berharga tetapi membeli sepotong kepemilikan dalam perusahaan. Ketahui dulu kinerja perusahaan tersebut,”ujarnya dalam seminar yang turut didukung oleh Mandiri Sekuritas tersebut.

Penting bagi investor untuk mengetahui bagaimana manajemen perusahaan tempatnya berinvestasi. Manajemen sebuah perusahaan akan dapat menentukan kemana arah perusahaan tersebut nantinya dan menentukan juga apakah perusahaan tersebut akan menanjak naik atau malah tidak.

“Secara simple dapat diketahui melalui RUPS, berapa target revenue yang disebutkan oleh manajemen dan apakah mereka konsisten dengan target tersebut,” ujar Fath lagi. Ia juga menambahkan sebaiknya para investor mengubah mind set dari ‘main saham’ menjadi ‘investasi saham’ karena menurutnya saham adalah bentuk investasi yang serius dan membutuhkan kecermatan, bukan sekedar mengikut trend.

Tips lain untuk menganalisa apakah saham yang dibeli dapat memberi return yang baik atau tidak dapat juga dilakukan dengan mencermati laporan keuangan lima tahun kebelakang dari perusahaan tempat berinvestasi.