Senin, 21 Oktober 2013

Even Penting Minggu ini, 21-25 Oktober

Setelah dua minggu terpaku dengan kisruh politik di Washington, pasar keuangan dunia kini bisa mengalihkan perhatian kembali ke kinerja ekonomi sebagai acuan pergerakan. 

WS 2Tutupnya aktivitas pemerintah AS selama 1-16 Oktober menghentikan kegiatan pelaporan data ekonomi. Kini, pemerintah sudah berjalan kembali dan minggu ini beberapa data penting bakal diumumkan, salah satu yang menjadi fokus adalah data ketenagakerjaan untuk September. Pasar kini menunggu data payroll yang akan diumumkan besok malam, dengan proyeksi di 180.000, setelah tumbuh 169.000 di Agustus. Sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 7,3%.


Tapi menurut analis, pasar kemungkinan tetap tidak banyak bergerak karena data yang datang akan diabaikan karena belum mencerminkan dampak shutdown. Angka payroll September, kecuali bagus sekali (mendekati atau sampai 200 ribu), kecil kemungkinan mengubah pandangan bahwa the Fed belum bisa mengurangi stimulus moneternya tahun ini.

Dampak shutdown terhadap ekonomi AS memaksa the Fed untuk tetap menjalankan program pembelian obligasi di $85 miliar per bulan. Menurut survei Bloomberg, para ekonom kini memperkirakan taper tertunda sampai Maret tahun depan.

Selain payroll AS, gambaran aktivitas manufaktur China bulan ini diperkirakan juga akan menjadi sorotan pasar Asia minggu ini, beserta data inflasi Jepang. Indeks PMI manufaktur China versi HSBC untuk Oktober akan diumumkan pada Kamis. Para analis mengatakan data itu akan dicermati oleh pasar untuk mencari petunjuk bagaimana kondisi ekonomi terbesar kedua dunia itu di kuartal keempat.


Di Jepang, data inflasi yang akan diumumkan Jumat bisa memberi gambaran seberapa jauh hasil upaya pemerintah mengentaskan deflasi. Menurut proyeksi, inflasi inti naik 0,7% selama September dari tahun lalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar