Investasi – Anda tentu masih ingat kalimat ini “Menabung
pangkal kaya” bukan? Memang semenjak kecil kita sudah diajari cara berhemat dan
menabung akibat doktrin dari kalimat tersebut. Tetapi, apakah benar jika
menabung saja bisa membuat Anda menjadi kaya? Jawabannya adalah ya, namun tidak
100%. Kebiasaan menabung ini memang merupakan hal yang baik, sayangnya menabung
saja tidak cukup untuk mencapai tujuan finansial Anda.
Karena itulah muncul anggapan manakah yang lebih baik
diantara menabung dan investasi. Perlu diketahui, salah satu faktor yang
menyebabkan nominal uang tabunan semakin merosot nilainya adalah laju inflasi.
Memang tidak banyak yang mengerti mengenai laju inflasi saat ini. Karena itulah
sudah saatnya bagi masyarakat Indonesia untuk mengubah mindsetnya menjadi
mindset seorang investor.
Perbedaan mencolok antara menabung dan investasi tentu saja
dari imbal yang didapatkan. Tabungan dan deposito hanya memiliki keuntungan
yang kecil, berbeda dengan deposito. Selain itu, investasi dinilai dapat
mengimbangi laju inflasi. Banyak masyarakat yang memerlukan edukasi mengenai
cara berinvestasi yang tepat agar mendapatkan keuntungan yang besar dan tidak
hanya bergantung kepada tabungan semata.
Jika diterangkan dalam sebuah simulasi, contohnya saja Anda
menabung di sebuah bank sebesar Rp 15 juta dan Anda diamkan selama 5 tahun.
Rata-rata bunga tabungan adalah 1% per tahunnya. Jadi dapat disimpulkan, jika
uang Anda hanya bertambah Rp 2,2 juta dalam jangka waktu 5 tahun. Lalu, kita
bandingkan dengan deposito yang memiliki return sebesar 6% per tahunnya. Dengan
modal sebesar Rp 15 juta dan didepositokan dalam jangka waktu 5 tahun, jumlah
keuntungan yang didapatkan adalah Rp 14 juta.
Memang deposito ini mempunyai return yang lebih besar
dibandingkan dengan tabungan. Tetapi kenyataannya investasilah yang memiliki
return paling besar. Anda bisa saja mendapatkan keuntungan sebesar Rp 61 juta
ketika menginvestasikan uang Anda sebesar Rp 15 juta pada produk reksadana
saham dalam waktu 5 tahun saja. Ini semua dikarenakan kebanyak investasi
memiliki rata-rata imbal balik sampai 20% per tahunnya. Ketika membandingkan
manakah yang paling menguntungkan diantara menabung dan investasi. Tentu saja
jawabannya adalah investasi.
Untuk sekedar motivasi, sebenarnya kebiasaan menabung yang
sudah Anda terapkan sejak kecil adalah langkah awal dalam melakukan investasi
dengan benar. Dengan menabung, Anda tentu saja belajar untuk berhemat dan juga
disiplin. Dua sifat inilah yang nantinya berguna dalam berinvestasi. Orang yang
mempunyai kebiasaan menabung, tentu tidak akan menemui kesulitan dalam
berinvestasi. Jadi dapat disimpulkan jika menabung adalah langkah awal
berinvestasi, dan investasi adalah langkah cerdas dalam menabunng. Itu dia
hubungan yang erat diantara menabung dan investasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar